Kisah Gejala awal coronavirus oleh Lya Stocdale, Simak Bagaimana nya

Corona Virus atau disebut dengan Covid – 19 yang dimana virus ini mulai dikenal di Negara Cina. Namun bagaimanakah gejala awal dari virus corona ini atau Covid 19 ini. Maka berikut ini adalah sebuah pengelaman dari akun Facebook Lya Stocdale bagaiman orang tersebut mengalami gejala awal Virus Corona. Kisah ini adalah nyata dan bukan karangan semata. Maka diharapkan anda memahami gejala virus korona ini.

Tanggal 15 Feb aku berangkat ke Jakarta karena Mamaku akan dioperasi ganti tempurung lutut dan aku mau bantuin jaga Mama karena dokter juga bilang kondisi jantung Mama cm 40% so high risk untuk di bius nya. Makanya aku memutuskan pulang saat diberitahu tgl 14 Februari kalau Mama akan operasinya tgl 17 Februari. So ( Juga ) tanggal 15 Februari pagi jam 11 aku beli tiket untuk ke Jakarta sore itu juga. Aku berangkat dari Phoenix ke SF transit 2 jam.

Terus lanjut ke Singapore transit 2 jam. Nyampe Jkt tgl 17 Februari jam 10.55 Am. Aku langsung ke RS Pelni Petamburan. Mama dirawat seminggu abis operasi itu. Terus baru pulang 3 hari kondisi Mama drop muntah darah dan pingsan 2x so Mama dilarikan lagi ke RS Pelni. Dirawat lagi seminggu. Jadi aku bolak balik Rumah Sakit terus dan kondisi beliau down banget, Hb nya 6.

Terus tgl 1 Maret beliau boleh pulang. Aku bantuin kembaranku jaga Mama karena Mama jadi gak bisa gerak in badan sama sekali bahkan angkat pantatnya sendiri ga bisa. Setiap hari aku cuman jaga Mama di rumah.

Gejala Yang Dialami Lya Stocdale Terpapar Penyakit coronavirus ( Covid – 19 )


Terus tanggal 8 kembaran ku dan suaminya mulai gak enak badan. Terus Jumat tgl 13 kembaran ku panas banget dan dibawa ke RSGK. Di Xray bilangnya infeksi bakteri. Jadi dia di rawat sampai hari Selasa tgl 17 Maret. Tapi Jumat tgl 13 Maret itu aku malamnya demam dan diare. Badan aku juga sakit kayak di gebukin, kepala kayak di tibanin batu berton – Berton. Perut bawah sakit kayak orang mau lahir an. Akhirnya aku minumin obat dan mendingan tapi masih naik turun panasnya. Sampai Senin tgl 16 Maret aku sesak nafas banget dan aku ke RSGK jam 1 siang.

Di Xray hasilnya Pneumonia dan aku langsung di suspect. Akhirnya aku disuruh ke RS Sulianti Saroso sendiri tanpa surat rujukan. Aku bilang aku sesak sekali, gak tau bisa make it kesana gak karena lumayan juga jaraknya. Aku minta pakai ambulance tapi mereka bilang suruh naik mobil sendiri…Akhirnya aku tunggu sampe nafasku stabil jam 11 malam baru aku berani karena gak terlalu macet….Tapi sampai disana aku ditolak sama dokternya karena gak ada surat rujukan

Dan dia lihat hasil lab aku cuman infeksi bakteri biasa berdasarkan CRP nya. Dia suruh aku ke Poli Paru aja. Jadi aku balik lagi ke RSGK jam 12.30 dan tetep mereka ga mau rawat aku krn mereka ga ada alat untuk cek covid. Dan mereka gak ada kamar juga untuk keep aku. Dan aku ga boleh di IGD lagi. So Aku pindah ke RSRT juga sama full jadi cuman stay di IGD dan cuman dikasih vitamin aja di IGD. Jam 4 pagi aku harus pulang. Karena dengan alasan sama dgn RSGK bhw kamar full dan di IGD tidak boleh lebih dr 2 jam.

Baca Juga :

Minta Tolong Karena Gejala Penyakit coronavirus ( Covid – 19 )

So ( juga ) Aku balik lagi ke RSGK karena aku lemes banget dan aku cm mo minta oksigen karena aku sesak banget..maksudku kasih aku pertolongan dulu…tadinya ditolak tapi aku begging nangis minta tolong dengan sangat..aku sesak banget. Akhirnya dikasih oksigen dan siang aku harus diperiksa dokter specialist paru.

Siangnya dokter specialist paru Handoko Gunawan yang mustinya megang aku gak masuk karena sakit. Akhirnya aku dikasih ke Dokter A.H. Beliau gak berani pegang aku dan suruh aku langsung ke RS rujukan Covid. Tapi sekali lagi mereka tidak mau mengeluarkan surat rujukan, aku disuruh dateng sendiri langsung. Akhirnya sore itu ( Selasa 17 Mar ) aku ke RS Pelni dan dicek ulang semua dan hasil sama Pneumonia dan aku disuspect covid. Akhirnya aku harus diisolasi. Nunggu di IGD dr jam 3 sore- 1 malam baru dpt kamar isolasi. Aku uda mau pingsan…dua hari ga tidur, dilempar sana sini dan dalam keadaan sesak nafas.


Akhirnya Selasa malam jam 1 aku dimasukkan ke isolasi RS Pelni Petamburan. Rabu pagi aku di swab test dan kemarin hari Jumat hasilnya aku positive Covid-19. Aku percaya segala sesuatu tidak ada yang kebetulan. Kalao aku harus lewatin ini berarti Tuhan yg akan menyertai aku dan akan memperlihatkan kuasaNya lewat hidupku. Tolong terus bantu aku doa untuk perangin virus ini supaya cepat keluar dari tubuhku.
That is all my story. You feel free to share.

Pencegahan Virus Corona atau Covid – 19

Bagi anda yang memiliki riwayat dengan kontak riwayat yang mempunyai covid – 19. Maka sebaiknya anda harus langsung merujuk pada wilayah yang sudah menyediakan penyediaan layanan Virus corona ini. Berikut ini cara yang tepat untuk menimalkan penularan virus ini.

  1. Memeriksakan diri terutama kepada pihak medis khusus penanganan Virus ini.
  2. Setelah dinyatakan negatif virus corona maka sebaiknya pergi pada sebuah kampung atau desa yang jauh dari kota.
  3. Tidak Keluar Rumah
  4. Membersihkan diri menggunakan sabun antiseptik
  5. Mencuci tangan sehabis beraktivitas diluar rumah.

Demikianlah cara yang tepat untuk jauh terhindar dari virus yang berbahaya ini. Dan pahami juga gejala Virus Corona ini. Dan ketika anda mempunyai gejala tersebut maka sebaiknya memeriksakan diri pada pihak yang berwajib.

Cara Mengobati Kanker Payudara

Obat  Herbal Kanker Payudara

Salam sehat sahabat pencinta tanaman obat herbal. Berikut ini kita akan membahas mengenai penyakit kanker. Penyakit kanker adalah penyakit yang tidak mudah dalam pengobatannya sehingga kebanyakan dilakukan pengoperasian pada penderita penyakit kanker.

Dalam operasi kanker belum dapat dipastikan kesembuhannya. Bahkan banyak yang mengalami operasi penyakit kanker berulang- ulang. Penyakit ini sungguh ganas oleh sebab itu banyak orang indonesia yang mengalami kanker yang sudah lama diderita. Contohnya pada ibu atau para wanita yang mengalami penyakit kanker payudara.
Dalam sebuah pembicaraan anggota tanaman obat herbal ada beberapa pengalaman mengenai kanker payudara sebagai dibawah ini.
ari , saya mau berbagi pengalaman, mungkin bisa bermanfaat buat saudaraku semua. Dua tahun lalu payudara anak saya terdapat benjolan, karean saya takut buru-buru ambil tindakan operasi, tapi kemudian tumbuh lagi benjolan di payudara yang satunya, Tapi saya tidak buru-buru operasi saya obati dengan minuman rebusan daun sirsak, ditambah makan makan sepotong singkong rebus, satu hari sepotong, tapi waktu ngerebus singkong panci jangan ditutup gak usah ditambah apa apa, alhamdullilah benjolan hilang, semoga bermanfaat. 
Asih Asih Asih , saya ingin berbagi pengalaman mengobati kanker payudara. Saya operasi 2 x tapi tumbuh lagi. Berobat kedokter jelas harus operasi lagi. Akhirnya saya kealternatif dikasih obat gak ada juga hasilnya. Saya berhenti berobat terus saya rajin mengkonsumsidaun kelor. Saya buat sayur bening hindari ikan yang dibakar daging juga makanan berlemak akhirnya benjolan dipayudara saya mengecil dan menghilang. Bagi penderita kanker ikuti saran saya nanti akan tahu hasilnya.

Kisah Hidupku : Pengobatan ketika sakit di masa kecil dengan tanaman obat herbal

Sejak kecil, saya tinggal di desa huta pining kecamatan silau kahean kabupaten simalungun. Saya telah banyak belajar dari orang tua saya bagaimana pengobatan ketika sakit di waktu saya beumur kira-kira 10 lebih. 
Ada beberapa pengobatan menggunakan tanaman herbal yang sering saya gunakan ketika sakit. Untuk pengobatan herbal seperti luka kena pisau, panas atau demam, sariawan.
Untuk cara pengobatannya adalah sebagai berikut :
  • Untuk pengobatan luka seperti kena pisau, jatuh , biasanya saya menggunakan tanaman oyot . Oyot adalah nama tumbuhan dari kampung saya. Jika kita terluka dengan menempelkan daun tanaman ini maka akan dapat dihambat oleh daunnya. Cara penggunaan daun ini adalah  ambil daunnya secukupnya lalu di pental2 ditangan . Dapat dikasih air liur supaya dapat mengeluarkan kandungan dari daun  lalu di tempelkan di luka.
  • Dalam pengobatan demam, ibu saya memberikan daun bulung topu, bulung topu adalah bahasa daerah saya. Cara pembuatan obat demam menggunakan bulung topu dengan cara bulung topu diperas menggunakan air sehingga air yang di peras berwarna hijau tua.                                                                                                   Minum lah 1 atau 1/2 gelas 3 x dalam sehari. Dengan ijin tuhan 2 hari sembuh total. Tetapi ada juga menggunakan bawang merah yang diiris lalu di kasih minyak setelah itu oleskan pada seluruh tubuh anak.                                                            
  • Tak hanya itu saja. Dalam mengobati sariawan saya dikampung menggunakan tanaman bangun – bangun . Cara cukup gampang ambil daun bangun – bangun lalu cuci. Setelah itu kunyah-kunyah di mulut.