4.5/5 - (2 votes)

Artikel Ronaldo Berbagai Pengalaman Hidup dan Pencurian di Kota Medan. Berikut ini adalah kisah saya dan kawan – kawan terdekat saya bisa di hipnotis dan juga kena copet di kota medan. Adapun maksud Ronaldo Sipayung menuliskan pengalaman hipnotis dan pencurian di kota medan. Supaya kawan lebih berhati – hati dan jangan teledor ketika keluar dari rumah. Namun sebelum nya Ronaldo Sipayung sudah menjelaskan pengalaman ngkost di kota medan dan lubuk pakam. Yang mana penalaman tersebut sangat menarik. Jika kawan – kawan tertarik membaca pengalaman saya  yang sebelumnya silahkan KLIK SINI.

Seperti yang  kawan – kawan ketahui bahwa medan ini adalah salah satu kota yang terbesar di Indonesia. Oleh sebab itu berbagai kejahatan akan terjadi pada setiap daerahnya. Maka ketika anda datang atau berkunjung ke daerah mana pun tetaplah hati – hati.

Kejahatan yang paling sering terjadi di medan adalah begal, copet dan hipnotis. Dan berikut ini berbagai pengalaman saya dan kawan – kawan yang pernah mengalaminya di kota medan.

 

1. Hipnotis Langsung

Hipnnotis adalah salah satu kejahatan yang dapat terjadi dimana saja. Yang mana itu hipnotis dapat terjadi via telepon dan secara langsung di tempat keramaian. Dan tetangga kost kawan saya dulu yang tinggal di jalan air bersih medan. Anaknya yang  masih SMP kena Hipnotis. Anaknya yang masih SMP pulang nangis – nangis ke rumah karena kalung emasnya di ganti dengan kalung yang harga lima puluh ribuan.

Kejadian hipnotis itu bermula ketika anak tersebut pulang sekolah dengan menaiki bus. Di tengah perjalanan seseorang mengatakan bahwa telah mendapatkan sebuah mas dari bawah tempat duduk mobil ini yaitu sebuah kalung mas. Lalu seseorang yang tak dikenal tersebut mengatakan kita bagi dua mas nya. Sambil memegang pundak anak tersebut. 

Anak SMP tersebut yang bingung dan sudah terkena hipnotis lalu mempercaya dengan mudah. Lalu penghipnotis mengatakan bahwa dia buru dan mas ini gak sempat dia jual untuk di bagi dua. Maka dia menyatakan bahwa mas yang dia dapat ini. Sama kamu saja. Akan tetapi saya minta ganti nya. Penghipnotis meminta kalung mas yang di pakai oleh anak tetangganya tersebut.

Si anak yang sudah terhipnotis langsung memberikan kalung masnya kepada penghipnotis. Setelah mendapatkan masnya Penghipnotis pun langsung turun dari bus. Dan sianak pun baru sadar bahwa mas kalung asli punya dia di ganti dengan mas imitasi yang harga  lima puluh ribu ketika sudah sampai di rumah. 

 

2. Hipnotis Via Telepon

Hipnotis Via telepon ini bisa saja terjadi. Biasanya cara hipnotis via telepon ini. Mereka akan mengaku kerabat, kawan dan bisa saja mereka mengaku dari kepolisian dan pegawai bank. Kejadian seperti ini biasanya mereka meminta tolong isi kan pulsa. Dan jika mereka mengaku dari pihak bank. Mereka biasanya menyatakan bahwa kita  mendapatkan hadiah dari bank.

Sedangkan jika dari pihak kepolisian mereka akan menyatakan bahwa anak kita sedang ditangkap polisi karena membawa narkoba dan lain sebagainya. Sehingga mereka meminta tebusan kepada kita. Mengenai kejadian seperti ini sudah banyak terjadi. Bahkan saya sendiri pernah mendapatkan telepon seperti ini.

 

3. Pencurian/Pemerasan Bersenjata Tajam

Kawan saya pernah langsung mengalami pemerasan langsung. Kejadian ini bermula ketika kawan kita lagi berduaan di sore hari di taman teladan medan. Kebetulan mereka hanya duduk berduan di situ. Tiba – tiba datang preman membawa senjata tajam. Dengan langsung menodong senjata tersebut keperut kawan saya. Dan preman tersebut meminta uang dan jam. Kawan saya yang sudah dalam posisi tersebut tidak berani berbuat apa -apa. Karena lebih bagus menyerahkan uang dari pada terjadi hal yang tidak diinginkan.

 

4. Menyatakan Saya  Sebagai Saksi

Kejadian ini terjadi kepada saya. Pada waktu itu saya sedang menunggu angkutan umum. Pertama mereka lewat di depan saya dengan menggunakan sepeda motor yamaha King. Dan mereka balik lagi dan mendatangi saya. Pengendara king menyatakan kepada saya. Bahwa kawan saya tawuran dan saya ada pada kejadian tersebut. Lalu pengendara king ini meminta kepada saya supaya menjadi saksi. Dan menyuruh saya naik ke sepeda motor nya. Saya pun ngomong ; gak ada. Aku gak kenal sama abang. Dan mereka memaksa saya untuk naik sepeda motor. 

Untung pada masa kejadian tersebut. Bus mebidang datang. Saya pun langsung stop bus mebidang tersebut dan langsung naik. Saya pun lega. Karena sudah jauh dari preman tersebut.

 

5. Main HP di Pinggir Jalan

Menggunakan HP di pinggir  jalan sering sekali di lakukan oleh anak remaja. Banyak tidak mengetahui bahwa hal seperti ini adalah target jambret. Adek saya sudah 2 x kena jambret karena main HP di becak dan pinggir jalan. Oleh sebab itu kawan – kawan yang lagi nungguin teman atau gojek jangan sampai mainin hp di pinggir jalan. Karena jika main HP di pinggir jalan. Siap – siap lah anda untuk di jambret.

 

6. Jangan Santai Berkendara di Tempat Sepi dengan sendiri

Berkendara di tempat sepi dan dengan sendirinya adalah salah satu bagian yang akan di perhatikan oleh begal. Karena kasus seperti ini di alami oleh kawan saya. Yang mana sempat mau di begal orang ketika pulang dengan santai dari tempat kawan.

 

Demikian lah pengalaman Hipnotis dan pencurian di kota medan. Dan masih banyak lagi kejahatan yang ada di sekitar kita. Yang dapat menjadi pembelajaran kepada kita. Dan artikel ini di buat oleh Ronaldo Sipayung berbagai pengalaman Hipnotis daan pencurian di kota medan. Supaya kita dapat lebih hati – hati.