3.5/5 - (2 votes)

Artikel Ronaldo : Pengalaman Ngekost, Narkoba, Judi, Seks dan Waria. Dalam berbagi pengalaman yang kali ini adalah sebuah tentang betapa bebasnya dalam kehidupan anak kost ini. Pengalaman ngekost yang saya ceritakan ini adalah pengalaman ngekost ketika SMK dan kuliah. Akan tetapi sebelumnya saya sudah berbagi pengalaman sedikit ketika kuliah. Dan jika kawan – kawan tertarik dengan pengalaman terkonyol saya waktu kuliah. Silahkan KLIK SINI untuk membacanya.

Saya bercerita dahulu mengenai pengalaman saya waktu ngekost zaman SMK. Ketika SMK itu saya dulu ngekost pertama – tama di jalan siantar. Karena saya dulu sekolah di SMK TRI 1 Lubuk Pakam. Akan tetapi saya tidak lama ngekost di Jalan siantar – Lubuk Pakam. 

Setelah saya ngekost di jalan siantar lubuk pakam. Maka sayapun pindah ke jalan imam bonjol lubuk pakam. Ditempat ngekost ini saya memiliki berbagai kawan – kawan. Mulai dari yang tidak sekolah dan yang sekolah. Pada zaman ngekost di jalan imam bonjol ini. Saya mempunyai teman yang sedang mengelola usaha Air Galon. Dan pekerjanya juga ada, nama nya Afis.

Afis adalah pekerjanya yang beralamat di Tanjung Morawa. Afis adalah salah satu kawan saya  yang pengguna Narkoba akan tetapi lebih sering menggunakan lem. Saya sering main – main ketempat si Afis. Apalagi tempat  kost kami adalah tetanggaan dengan usaha water milik kawan saya ini. Dinding dan balkonnya menyatu dengan tempat kost kami. Hanya ada sedikit tembok pembatas.

Sehingga terkadang ketika saya mau ke tempat kawan saya ini. Saya hanya dari balkon. Kebetulan kami tempat kost di lantai 2. Sehingga saya kalau keluar malam tidak perlu masuk lewat dari bawah untuk masuk. Cukup masuk melalui tempat kawan dan masuk kekamar melalui balkon.

Afis teman yang kami kenal. Tidak berumur panjang. Karena kawan ini meninggal karena bunuh diri. Akan tetapi kenangan sama dia cukup banyak. Apalagi saya dulu sering bantuin antar galon pakai becak sama dia.

 

Ronaldo Ngawani Kawan Beli Ganja Ke Daerah Sekip Dan Gangguin Waria  di Lapangan Segitiga

Kawan kost dan satu sekolah juga ada yang menggunakan ganja dan lem kambing.  Pada waktu itu kawan saya ini mau beli ganja ke daerah sekip. Dan kawan saya ini beli ganja ke daerah sekip dan saya ikut. Pada masa itu harga ganja itu 1 keteng itu 20 ribu. Daerah sekip ini cukup jauh dari tempat kost kami. Akan tetapi kawan saya mempunyai kendaraan sepeda motor. Maka kami pergi ke sekip menggunakan sepeda motornya.

Ketika kawan saya menggunakan ganja. Saya langsung pergi. Dan yang lucunya adalah ketika kawan saya menggunakan lem kambing. Yang mana  efek samping biasanya mereka tertawa dan diam kayak orang bodoh. Dan kadang mereka ngomong – ngomong sendiri. Bahkan kadang tembok di bilang ngomong sama mereka. Pokoknya kalau kalian lihat pas mereka menggunakan lem kambing lucu kali lah.

Dan kami juga kadang setiap malam ganggungin bencong di lapangan segitiga.  Biasanya kami pigi gangguin bencong di lapangan segitiga pada Jam 12 malam. Lapangan segitiga ini dekat dengan tempat kost kami yang berada di jalan Imam Bonjol Lubuk Pakam.

Biasanya kami gangguin bencong yang berada di belakang salah satu sekolah sekolah yang ada didekat Lapangan Segitiga. Cara kami  mengganggu orang ini adalah dengan alasan ke toilet. Karena para bencong ini kadang berduaan dengan pelanggan nya di dekat WC sekolah tersebut. Kadang kita melihat mereka berpelukan dengan celana melorot.  Dan kadang kita juga ngobrol dengan mereka. Bahkan kalau ada bosnya. Kita tanya mana anak ayam nya. Nama bos saya sudah lupa.

Pokoknya kalau ngomong dengan orang ini lucu – lucu juga. Enaknya ngomong sama orang ini tidak sombong, Ramah kali dan genit semua.

 

Sekilas Pengalaman Ronaldo Ngekost di Medan

Ngekost di medan mulai dari Judi, PSK, dan sabu sangat dekat di depan mata. Salah satu tempat kost saya juga ada seorang wanita yang menjadi PSK. Tiap hari bergantian laki – laki yang datang ke kost. Kadang ada yang keluar laki – laki. Untuk menresleting kan celananya pas di depan pintu.

Untuk kakak ini memang body cantik dan tidak sombong. Akan tetapi kakak ini tidak lama ngekost di daerah kami. Karena ketahuan oleh pemilik kost. Sehingga tidak sampai setahun sudah di usir.

Dan paling para itu adalah ketika kawan datang bawa teman memakai sabu di kost. Ketika memakai sabu di kost. Saya langsung keluar. Takut polisi datang.

Memang semuanya dekat dengan kita. Akan tetapi tinggal kita bagaimana menyikapi semuanya. Apakah kita ikut dengan semuanya. Atau hanya sebagai cukup mengetahuinya.

Dan itu lah sekilas pengalaman ngekost saya dan masih banyak pengalaman atau cerita hidup yang saya akan bagikan nantinya.  Mengenai cerita pengalaman ini hanya sebatas mengingat saja. Dan saya Ronaldo sipayung hanya berbagi pengalaman saya ketika ngekost.

Semoga pengalaman Ronaldo Sipayung Ngekost ini bermanfaat atau dapat memberikan informasi yang baik. Karena dengan ini anda juga dapat mengetahui bagaimana kehidupan anak kost yang bebas. Terima kasih..