5/5 - (2 votes)

Artikel Pengalaman Terkonyol Yang Pernah Saya Lakukan Ketika Kuliah. Pada kali ini kawan – kawan saya akan bercerita mengenai pengalaman saya pada masa kuliah. Yang mana sebenarnya ini bukan lah pengalaman konyol akan tetapi dapat juga di bilang pengalaman yang bodoh ketika kuliah. JIka kawan – kawan punya pengalaman waktu kuliah juga. Silah berbagi cerita pengalaman kita.

Namun sebelum kita ke inti mengenai pengalaman saya ketika kuliah. Saya berbagi cerita pengalaman di kost dulu. Saya adalah Alumni dari Institut Teknologi Medan. Ketika kuliah di Institut Teknologi Medan. Saya dulu ngekos di Jalan Karya Bakti. Ketika masuk kuliah kawan kost saya dulu adalah kawan waktu SMK di Tri Sakti Lubuk Pakam.

Kami berdua ngekost di Jalan Karya Bakti. Yang mana kos kami berada sederet depan Institut Teknologi Medan. Yang hanya berjarak sekitar 30 meter dari kampus kami. Biaya ngekost kami dulu perbulan itu adalah sebesar 500 ribu. Dan tempat kost kami ini lumayan bebas. Pertama ngekost saya berada di depan rumah ibu kost. Akan tetapi setelah beberapa bulan kami pindah di belakang rumah ibu kost. Karena lebih nyaman tempatnya dan pagarnya selalu di kunci oleh ibu kost..

Kawan satu kost saya hobby adalah main judi. Yang mana juga ibu / bapak kost kami juga sama – sama hobby main judi. Sehingga sering anak kost main judi bersamanya. Dan saya juga sering menjadi ceker. Ceker ini adalah yang menjaga taruhan sampingan. Sekali putaran kita sebagai ceker. Akan selalu mendapatkan 5 ribu rupiah per putarannya. Dan kawan saya dulu sering main judi sebelum atau sesudah pulang sekolah di kos an.

Kawan Banyak Utang dan Berhenti Sekolah, Saya Tukang Nongkrong

Awalnya kawan saya ini banyak utang adalah ketika abangnya yang kuliah di ITM sudah lulus kuliah dan tidak berada lagi di medan. Sehingga kawan saya ini dengan leluasa main judi. Karena tidak ada lagi yang mengawasinya. Meskipun kemarin abangnya juga main judi juga.

Karena kawan saya ini sering main judi dan boros. Meskipun kadang menang. Kan jika menang selalu berbagi. Hal ini membuat dia harus mengutang untuk biaya makannya setiap hari. Dan banyak kebohongan yang dia lakukan untuk mendapatkan uang dari orang tua. Seiring dengan waktu karena sering main judi dan diketahui oleh abangnya. Akhirnya kawan saya tidak melanjutkan kuliah dan bekerja ke batam ikut dengan abangnya.

Dengan tidak melanjutnya kuliah kawan saya ini. Maka saya pun sendiri di kost. Saya pun mengikutin kegiatan kampus seperti biasa. Dan sebelum masuk atau menunggu masuk kuliah. Kita sering ngumpul barang sama kawan – kawan di jalan karya bakti yang ada Bliyard nya. Dan kadang kita main kartu domino sebelum masuk kuliah.

Bermain bliyard dan main domino adalah salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh kawan – kawan dan saya. Kalau saya hanya suka main domino. Untuk main bliyard saya tidak pernah ikut.

Hampir Setahun Tidak Masuk Kuliah dan Ribut Dengan Dosen

Pada masa kuliah itu. Ketika nilai IPK kita di atas 3.00. Maka kita akan mendapatkan SKS itu sebesar 24 SKS. Setiap semester saya selalu mengambil 24 SKS. Sehingga membuat saya dan kawan juga 3 tahun kuliah mata pelajaran kita sudah habis tinggal beberapa lagi. Kalau tidak salah dulu itu. Kita mempunyai 149 SKS untuk menyelesaikan Sarjana Teknik Mesin.

Setelah tiga tahun mata kuliah saya habis. Mungkin kemarin tinggal proposal dan tugas akhir. Dan menyelesaikan ini saya hanya sekitar 5 bulan. Akan tetapi konyolnya saya. Selama 1 tahun semester 7 dan 8. Saya justru main – main. Datang ke kampus hanya sampai di depan kampus. Dan hanya nongkrong  ngumpul – ngumpul main kartu setiap harinya. Sehingga saya menyelaikan pada semester 9 nya.

Sepele saya kemarin mengenai Proposal dan tugas akhir ini. Saya berharap kawan satu kelompok saya dapat mengerjakan proposal secepat saya. Dan di tambah lagi bahwa proposal dan tugas akhir ini dapat cepat di selesaikan karena ini juga bagian dari dosen. Karena dosen pembimbing ngomong nanti saya akan kasih materi sebagian. Yang penting kalian cari dulu bahan – bahannya.

Pada waktu itu jadwal wisuda semakin di dekat. Bahan – bahan untuk proposal sudah siap. Dan saya meminta kepada dosen apa yang kita janjikan sebelumnya. Oleh sebab itu saya sering meminta meminta kepada dosen pembimbing mengenai materi proposal yang akan di berikannya.

Pengalaman Ribut dengan Dosen

Akan tetapi waktu demi waktu apa yang di janjikan oleh dosen pembimbing tidak kunjung ada. Pagi hari saya telepon dosen saya. Dan dia menyuruh saya datang ke kantornya. Akhirnya kami ribut adu mulut di kantornya. Sedangkan kawan – kawan saya tidak berani menekan dosen tersebut. Supaya memberikan apa yang sudah menjadi kesepakatan sebelumnya.

Namun akhirnya saya mengalah dan saya meminta maaf. Akan tetapi ketika kami ribut dulu saya sudah siapkan videonya. Sehingga pada waktu itu. Memang saya sudah persiapkan mental dan recording video HP saya. Saya membuat video ini, dengan alasan jika bapak ini mempersulit saya. Ribut pun jadi. Akan tetapi setelah kita adu mulut. Minggu depannya bapak tersebut semakin baik sama saya. Dan dia pun memberikan materi yang sudah di sepakatin sebelumnya.

Karena materi yang sudah di berikan terlalu lama dan saya juga terlalu berleha – leha. Maka saya kerjakan proposal dengan cepat. Akan tetapi kendalanya di tim saya. Yang masih lama mengerjakan proposalnya. Sedangkan saya terus melakukan perbaikan untuk proposal. Dalama pengalaman kuliah saya ini. Saya juga mengerjai proposal kawan saya. Supaya dapat dengan selesai dengan cepat. Sehingga kami dapat mengajukan seminar proposal.

Adapun pemikiran dosen ini marah. Karena terlalu banyak sekali pekerjaan yang di tanggung jawabinya. Sehingga kurang fokus dalam memberikan bimbingan ke mahasiswanya.

Tamat Kuliah 4,5 Tahun Dan Penyesaiannya

Pada masa itu kita di ITM itu ada 3 bagian itu untuk menyelesaikan tugas akhir. Yang pertama itu seminar proposal, kedua meja hijau dan yang ketiga itu sidang akhir. Dan untuk yang pertama dan kedua saya masih satu grup dengan kawan saya. Akan tetapi untuk sidang akhir saya harus sendirian karena kawan saya terlalu lama pengerjaannya.

Dalam sidang akhir saya pikir dulu dosen pembimbing yang marah kepada saya ini. Tidak menyukai saya. Akan tetapi dia ternyata di baik kepada saya.

Dan saya pun tamat kuliah 4,5 tahun. Yang mana kekonyolan saya berleha – leha. Ketika mata kuliah saya sudah selesai. Dan semua ternyata di luar persangkaan saya. Karena saya pikir tidak sampai 4 tahun pasti udah selesai kuliah saya. Akan tetapi pengaruh lingkungan dan kawan – kawan membuat saya berleha – leha. Sehingga harapan tidak sesuai dengan kenyataan.

Dan saya pun di wisuda pada tahun 2018. Mungkin ini pengalaman saya. Yang mana saya di awal sangat aktif. Akan tetapi di belakang saya berleha – leha. Sehingga hasil tidak sesuai dengan yang saya rencanakan ketika mulai kuliah.

Mungkin itu lah bagi saya pengalaman yang terkonyol atau pun bodoh sewaktu kuliah. Dan mungkin kawan – kawan juga mempunyai pengalaman ketika kuliah seperti saya ini.