Rate this post

Artikel Pengalaman Interview di PT Evans Indonesia dan Awal Saya Tidak Ngomongan Sama Orang Tua. Ketika lulus kuliah jiwa darah muda yang begitu berkibar pada tubuh saya. Membuat saya dengan semangat melamar pekerjaan pada perusahaan meskipun menggunakan surat keterangan tanda lulus ( SKTL ).Tepatnya pada waktu itu saya yang masih baru lulus Sidang. Dengan wajah yang ceria semangat melamar kerja pada suatu perusahaan dengan kawan – kawan. Banyak perusahaan yang sudah kita coba mulai rekrutmen kampus sendiri hingga dari kampus lain.

Sudah beberapa kali mencoba di kampus akan tetapi banyak yang gagal di interview. Pada masa itu kita yang mempunyai Grup Stambuk 13 Anak ITM di Facebook. Mendapatkan link untuk mengisi data untuk melamar pada perusahaan PT Evans Indonesia.

Setelah beberapa minggu. Kita pun dapat balasan email dari PT Evans Indonesia. Yang mana pada tanggal 13 dan 14 Desember 2018 kita mengikuti beberapa tahap untuk seleksi masuk PT Evans Indonesia di Jalan Perpustakaan Ketenagakerjaan  Nomor 5, Kampus Universitas Sumatera Utara Medan, Sumatera Utara – 20155.

1. Ujian Seleksi di PJK USU

Pada waktu itu. Saya pun dengan semangatnya datang ke PJK USU. Dan sebelum kita memulai ujian perusahaan PT Evans Indonesia ini memperkenalkan company perusahaan terlebih dahulu. Lalu berbicara mengenai gaji kerja dan syarat – syarat lainnya. 

Untuk posisi yang saya lamar ini. Gaji untuk training 2,9 juta tambah dengan tunjangan 700 ribu dan tunjangan lainnya. Untuk tempat tinggal, makan, sepeda motor dan pembantu di sediakan oleh perusahaan. Dan selesai perkenalan mengenai kerja dan company perusahaan.

Maka kita di bagi dulu beberapa grup untuk ujian nya. Pada waktu itu saya yang bagian grup ke dua. Setelah selesai ujian. Maka kita menunggu sekitar dua jam untuk hasil ujiannya. Pada ujian Seleksi yang pertama di PT Evans ini saya dinyatakan lulus.

Maka selanjutnya saya langsung di Interview. Namun saya harus menunggu waktu saya interview terlebih dahulu. Yang lulus ujian pada waktu itu sekitar 10 an lebih. Dan rata – rata yang lulus ini yang sudah pernah bekerja pada perusahaan. Bukan itu saja bahwa mereka ada yang dari ITM dan kampus yang lainnya.

Waktu saya interview di PT Evans Indonesia. Yang melakukan interview adalah seorang Manager perusahaan yang dari Malaysia dan ada HRD perusahaan tersebut. Saya hanya dapat menjelaskan data diri saya sebaik mungkin. Dan beberapa pertanyaan ketika interview masih saya ingat. Seperti tujuan anda masuk ke PT Evans Indonesia. Apakah anda siap tinggal di kalimantan yang di kelilingi sawit. Dan  saya di suruh menjelaskan proses Buah Tandan Segar ( TBS ) menjadi CPO. Mungkin yang terakhir itu. Jika anda diterima di PT Evans Indonesia apa tujuan/harapan anda 5 tahun kedepannya.

Semua pertanyaan dari perusahaan tersebut saya jawaban. Akan tetapi ada pada waktu itu saya sempat blank ketika menjelaskan Buah Tandan Segar menjadi CPO. Karena proses penjelasan tersebut lumayan panjang. Sehingga membuat saya tegang dan hal tersebut di sadari oleh HRD. Dan HRD ngmong kepada saya. Santai saja tidak usah tegang. Dan saya pun berusaha santai dan menyelesaikan pertanyaan dari Manager dan HRD perusahaan tersebut. Akhir kata dari interview tersebut. HRD Menyatakan untuk menunggu sekitar 2 minggu.

 

2. Saya di Nyatakan Lulus Interview dan Selanjutya Medical Chek UP

Dinyatakan Lulus

Dinyatakan Lulus

Tepatnya pada 19 Desember 2018 saya mendapatkan email dari perusahaan tersebut. Bahwa saya dinyatakan lulus interview. Maka selanjutnya pada 21 Desember 2021 saya melakukan medical Check Up di Laboratorium Prodia medan. Dan setelah melakukan medical Check Up. Maka kita menunggu info dari perusahaan tersebut.

Pada bulan januari 2019 saya pun dapat telepon dari perusahaan. Dan saya dipanggil untuk bekerja pada perusahaan tersebut. Dan saya pun di kirim beberapa hal yang harus di tanda tangani dan lengkapi. Maka sebelum saya menyiapkan berkas saya. Saya terlebih dahulu menelepon orang tua saya.

Akan tetapi ada kendala yang tidak saya ingini. Yang mana pada waktu itu saya yang belum wisuda. Diminta orang tua wisuda dulu baru bekerja. Kebetulan jadwal wisuda saya kemarin masih lama. Sehingga membuat saya membatalkan untuk berangkat kekalimantan. Hal ini membuat saya kecewa dengan permintaan orang tua saya.

 

Dengan kejadian ini lah membuat saya kecewa dengan orang tua saya. Dan setelah wisuda saya mencoba beberapa perusahaan di Medan. Akan tetapi belum sesuai dengan apa yang ada di hati saya. Ada memang perusahaan yang menerima akan tetapi tidak sesuai hati saya. Sehingga dengan keadaan ini membuat saya kecewa dengan orang tua saya. Dan saya sempat memutuskan untuk tidak mencari pekerjaan. Saya hampir setahun tidak komunikasi dengan orang tua saya. Gara – gara hal tersebut. Akan tetapi waktu demi waktu. Saya sadar diri dan tepat pada tahun baru. Kita saling memaafkan.