Salah Satu Makanan Khas Simalungun Yang Benar di Daerah ini. Kita tahu bahwa setiap daerah atau pun suku selalu memiliki Makanan Khas. Salah satunya adalah makanan khas Simalungun yang tak kalah dengan daerah atau pun suku lainnya. Berikut pada di bawah ini anda akan melihat mengenai makanan khas simalungun yang begitu unik. Namun Sebelum kita membahas makanan Khas daerah simalungun ini. Maka akan dijelaskan terlebih dahulu secara ringkas mengenai daerah ini. Simalungun merupakan Kabupaten Simalungun yang ada pada kabupaten di sumatera utara , Indonesia. Suku Batak Simalungun merupakan penduduk asli dari kabupaten ini. Bupatinya saat ini adalah Jopinus Ramli Saragih atau lebih dikenal dengan julukan JR Saragih. Yang bertugas untuk periode kedua tahun 2016 – 2021. Setelah kembali terpilih pada pilkada serentak tahun 2016 bersama pasangannya H.Amran Sinaga. Jumlah penduduk Kabupaten Simalungun berdasarkan BPS Simalungun 2019 adalah berjumlah 863.693 jiwa 2018. ( Sumber : Wikipedia ).

Daerah ini yang memiliki 32 kecamatan dengan luas 438.660 ha atau 6,12 % dari luas wilayah Priovinsi Sumatera Utara. Adapun kecamatan tersebut adalah sebagai berikut adalah ;

  1. Bandar
  2. Bandar Huluan
  3. Bandar Marsilam
  4. Bosar Maligas
  5. Dolog Masagal
  6. Dolok Batunanggar
  7. Dolok Panribuan
  8. Dolok Pardamean
  9. Dolok Silau
  10. Girsang Sipangan Bolon
  11. Gunung Malela
  12. Gunung Maligas
  13. Haranggaol Horison
  14. Hatonduhan
  15. Huta Bayu Raja
  16. Jawa Maraja Bah Jambi
  17. Jorlang Hataran
  18. Panei
  19. Panombeian Panei
  20. Pematang Bandar
  21. Pematang Sidamanik
  22. Pematang Silima Huta
  23. Purba
  24. Raya
  25. Raya Kahean
  26. Siantar
  27. Sidamanik
  28. Silau Kahean
  29. Silimakuta
  30. Tanah Jawa
  31. Tapian Dolok
  32. Ujung Padang

Mengenai daerah ini ada berbagai bahasa yang berbeda – beda pada daerah ini. Mungkin hal ini faktor dari mana asal usul dan faktor geografis yang berdekatan pada daerah ini. Daerah ini kadang ada dibagi menjadi dua wilayah. Ada yang menyatakan simalungun Bawah dan simalungun atas. Salah satu contoh berbeda pada daerah ini adalah mengenai makanan Khas simalungun seperti Dayok Binatur ada yang menyebut Manuk diatur. Dan masih banyak perbedaan yang lainnya.

Baca Juga :

Makanan Khas Daerah Simalungun

Mengenai Makanan Khas Simalungun adalah sebagai berikut di bawah ini. Namun terkadang mengenai makanan daerah ini terdapat juga pada daerah lain. Dengan kemiripan yang hampir sama namun dengan nama yang berbeda pada daerah lain. Salah Contohnya adalah pada Suku Batak Simalungun disebut Nitak sedangkan pada Batak Toba disebut Itak Gur – gur. Jadi berikut ini berbagai makanan makanan Khas Simalungun.

1. Dayok Binatur / Manuk Niatur

Dayok Binatur atau Manuk di atur adalah sebuah daging ayam yang di masak dengan mempunyai ciri khas . Dimana ketika membuat dayok binatur ini tidak sembarangan asal di potong dan memiliki cara pemotongan sendiri berdasarkan cara yang telah ditetapkan di daerah ini. Maka sebab itu tidak sembarang memotong daging ayam ini. Dan ayam pun yang digunakan adalah adalah ayam kampung. Maka bagi anda yang ingin membuat Dayok Binatur maka anda harus memesan pada ahlinya.

Dayok Binatur adalah sebuah makanan khas simalungun yang memiliki makna yang sangat baik. Dimana dalam Filosofis nya merupakan simbol doa, harapan dan berkat dan wujud terima kasih. Dan selalu di harapan kepada seseorang yang diberikan dayok binatur memiliki keteraturan dalam hidup. Dan berikut ini beberapa acara penggunaan dayok binatur pada suku Batak Simalungun.

  • Ketika anak – anak pada suku Batak Simalungun mengalami kenaikan kelas, wisuda maka dayok Binatur akan diberikan atau istilahnya di surdukkan dayok binatur. Hal ini dilakukan sebagai puji syukur dan doa supaya kedepan nya anak mendapatkan hal yang lebih baik lagi dan cita – cita tercapai.
  • Manonggot – Nonggot adalah budaya Batak Simalungun yang dimana hal ini dilakukan pada usia ibu yang hamil misalkan sudah hamil tujuh bulan. Dan ada juga melakukan ini pada keluarga yang tidak mempunyai anak supaya dengan adanya menonggot nonggot secepatnya dapat mempunyai anak. Dan masih banyak fungsi dari budaya manonggot – nonggot tersebut.
  • Ketika dalam pernikahan dayok binatur juga di berikan.
  • Acara memasuki rumah.
  • Dan lain – lainnya yang termasuk dalam adat Batak Simalungun

Dayok Binatur merupakan warisan budaya tak benda oleh menteri pendidikan dan kebudayaan Bapak Muhajir Efendy pada tanggal 27 oktober 2016.

2. Makanan Khas Nitak Batak Simalungun

Nitak merupakan makanan khas batak simalungun. Dimana pada nitak ini terdapat dua macam yaitu ada Nitak Yang berwarna kuning kecokelatan dan ada nitak warna putih. Nitak juga diberikan pada anak yang lagi naik kelas. Dimana nitak ini ditemani dengan telur rebus ayam yang sudah di kupas.

Perlu diketahui bahwa dalam pembuatan Nitak sebagai salah satu makanan khas simalungun ini harus harus menggunakan tepus beras. Dan tepung beras yang digunakan sebaiknya tepus beras yang hasil gilingan sendiri dari beras. Karena dengan menggiling langsung dengan beras sendiri akan lebih mendapatkan rasa yang lebih nikmat dibandingkan menggunakan tepung beras kemasan. Dan menggiling/menumbuk beras adalah menggunakan alat tradisional simalungun yaitu losung.

Dimana pada losung ini lah anda akan menumbuk atau meracik nitak hingga menjadi nitak yang nikmat. Maka dibutuhkan tenaga yang ektra fit untuk membuat nitak simalungun ini.

Baca Juga :

3. Tinuktuk atau Kosaya Rih sebagai Makanan Khas Batak

Tinuktuk adalah sebagai makanan khas batak. Dimana setiap daerah batak memiliki penyebutan yang berbeda. Penulis akan bercerita tentang tinuktuk ini berdasarkan pengalaman saudara penulis yang pernah membawa makanan khas ini ke lampung. Ketik itu keluarga penulis sedang memberikan makan ini kepada seorang pabrik di pabrik. Kebetulan keluarga penulis sangat akrab dengan satpam pabrik tersebut. Ketika mereka diberikan makanan tersebut. Mereka meyukai bahwa meminta lagi sehingga ketika balik ke kampung halaman selalu membawa ini kepada teman – teman orang lampung. Mereka menganggap ini seperti ganja.

Bagi anda yang sering mengkonsumsi tinuktuk ini akan mendapatkan manfaat yang sangat baik kepada tubuh anda. Salah satunya adalah anda akan tahan dengan udara dingin. Sehingga akan akan tidak mudah mengalami masuk angin. Dan tubuh anda lebih hangat jika mengkonsumsi makanan ini setiap hari.

Akan tetapi tidak semua dapat meracik tinukti atau kosaya rih ini dengan baik. Tergantung kelengkapan dan racikan yang di buat berdasarkan pengetahuan mereka masing -masing. Jika tinuktuk atau kosaya rih lengkap maka warna nya akan lebih seperti warna nitak. Dan jika memiliki racikan yang baik maka tidak memiliki kandungan air yang berlebihan.

Baca Juga :

4. Makanan Khas Hinasumba dari Batak Simalungun

Hinasumba adalah sebuah makanan khas simalungun yang terbuat dari daging babi biasanya. Namun sebagian orang kadang menggunakan daging ayam kampung untuk teman – teman yang beragama islam hal ini digunakan untuk pelestarian sehingga teman – teman lainnya dapat menikmatinya. Ciri khas utama dari makanan hinasumba ini adalah menggunakan kayu sikkam untuk memberikan warna merah pada daging tersebut.

Sehingga warna ini dapat anda lihat di bawah ini. Dimana kayu sikkam yang digunakan adalah akarnya. Sebagian akarnya sikkam dipotong lalu dibersihkan. Sesudah itu dikerok menggunakan sendok atau pisau. Setelah itu diambil airnya dari sikkam tersebut. Dan dimasukkan pada racikan daging babi yang sudah di racik tadi. Maka akan terlihat seperti di bawah ini.

Baca Juga :

5. Labar Simalungun

Labar Simalungun adalah sebuah jenis makanan yang di cincang – cincang. Jadi ciri khas makanan ini adalah di cincang dengan berbagai racikan atau campuran daun – daunan. Jadi bahan utama dari makanan akan di cincang. Contoh pada zaman dahulu yang sering di jadikan labar adalah sebagai berikut di bawah ini.

  • Tapponok , j ( Tapponok adalah jenis hewan seperti kecoa yang hidup di daun atau di pohon jengkol ).
  • Kelelawar banyak di jumpai di simalungun seperti di Pucuk Pisang, didalam bambu yang ada lubang nya, dan di hutan seperti di pohon biruh.
  • Sue – Sue, Sue – Sue adalah sebuah binatang yang hidup di hutan wilayah kabupaten simalungun. Sue – sue adalah binatang musiman dahulu kala di Tanah Simalungun. Dimana ketika musim hujan hewan sue – sue ini tidak dapat terbang tinggi. Maka pada selesai hujan adalah waktu yang tepat memanen sue – sue di Simalungun. Namun mungkin populasi hewan ini sudah mulai punah. Tidak pada dahulu kala dahulu sedang membuka lahan baru di Tanah Simalungun.

6. Randu Makanan Khas di Ladang

Randu adalah makanan khas Simalungun. Dimana randu adalah suatu masakan yang terbuat dari bahan labu . Dimana bahan yang digunakan pada labu tersebut.adalah buah yang masih hijau ke kuningan atau dapat digunakan buah yang muda dan pucuk daun labu. Makanan Khas Simalungun ini sering digunakan ketika para tetua tua dulu ketika membuka suatu ladang. Namun sering dengan perkembangan kemajuan randu sebagai ciri khas ketika membuka suatu ladang baru sudah mulai hilang. Bahkan cara seperti ini sudah mulai tidak dikenal lagi.

Demikianlah Makanan Khas dari suku batak simalungun. Mungkin setiap daerah simalungun akan berbeda penyebutan akan berbeda sedikit tetapi inti dari semua itu adalah satu tujuan. Maka jika anda mempunyai hal – hal yang lain tentang makanan khas simalungun. Anda dapat memberikan komentar di bawah ini.

Bagaimanakah Cara Anda Memperkenalkan Makanan Khas Simalungun

Bagi teman – teman yang ingin memperkenal Makanan Khas Simalungun ini. Maka cara yang paling signifikan adalah dengan melakukan kontes Makanan Khas Simalungun. Dimana pada kontes ini akan diberikan penilaian menurut Filosofi makanan Budaya Batak Simalungun tersebut.

Namun perlu kita ketahui bahwa sangat minim sekali orang simalungun sendiri melakukan kontes seperti Kontes pembuatan dayok binatur. Sehingga ketika masyarakat kurang melakukan kontes ini maka tanpa kita sadari hal ini sudah dapat mengurangi atau memberitakan budaya kita.

Bahkan jika tidak dilakukan kontes maka ketika dayok binatur tidak lengkap maka mereka berpikir filosofinya itu sama dengan yang lengkap. Sehingga ketika ada yang kurang lengkap hal tersebut menjadi hal biasa kepada mereka. Maka hal ini lah yang perlu kita ingatkan ketika ada saudara atau saudari kita yang kurang lengkap dalam membuat makanan khas simalungun ini.

Cara Saya Memperkenalkan Makanan Khas Simalungun

Untuk saya sendiri untuk memperkenalkan makanan khas simalungun ini adalah dengan cara melakukan review di situs saya. Dan menulis dan mengupayakan secara rinci tentang makanan khas simalungun tadi. Namun untuk berada dalam halaman pertama google penulis harus mempunyai keahlian.

Dan anda juga dapat memperkenalkan makanan khas simalungun ini dengan cara melalui you tube ataupun anda juga membuat sebuah cafe berkonsep makanan khas simalungun. Dan masih banyak cara – cara yang lain yang mungkin dapat anda lakukan.

Ajakan Penulis

Marilah kita lestarikan budaya kita. Dan mari kita maju kan tanah kita. Mengingat kurang berkurangnya maju tanah timur ini. Maka kita harus bergotong royong untuk membangun tanah kita. Semoga ke depannya budaya kita semakin maju dan berkembang. Dan dikenal masyarakat lebih luas.

Penutup

Semoga dengan artikel ini. Dapat memberikan saudara – saudari kita untuk menggali lagi kebudayaan di simalungun dan melestarikannya. Kita mengetahui kurang banyak sekali mempromosikan makanan khas simalungun ini. Sehingga kurang diketahui masyarakat. Bahkan pada zaman modern sudah susah menemuinya.

Hal itulah harus dibuat atau dilestarikan atau diberitakan terus menerus. Sehingga akan tercipta yang lebih jelas lagi tentang makan khas ini. Mulai dari cara pembuatan hingga maksud adanya makanan tersebut. Demikianlah yang disampaikan oleh penulis semoga hal ini menjadi minat anda untuk memahami budaya kami.

Demikianlah ini kami sampaikan. Semoga motto Simalungun ” HABONARON DO BONA ” Dapat terlaksana dengan baik. Dan dimengerti dengan baik. Dan semakin dikenal oleh masyarakat.

Jadi sonai ma tena. Andohar ma tongon hita roh mengertini pasal hita on. Janah anggo dong masukan humbani kawanta. Boi do makkomen nasiam i toruh on. Halalani bahat tumang da pe na lang i botoh penulis. Sonai ma tene diatei tupa hubatta.