Rate this post

Karakter Asli Batak Simalungun Pada Masa Belanda 1927. Tentang sejarah Batak Simalungun sangat bagus dipelajari untuk mengenang masa lalu leluhur. Hal ini kita lakukan untuk membuktikan sejati diri halak simalungun. Berbagai pengakuan Batak Simalungun memang sudah ada mulai dari leluhur simalungun hingga pengakuan dari luar.

Mengenai Karakter Batak Simalungun akan di ulas berdasarkan sumber Buku J.Tideman. Sangat bahagia rasanya jika kita mengetahui jati diri kita dengan mempelajari langsung. Meskipun penulis kurang memahami bahasa belanda tetapi selalu berusaha. Sehingga kebahagian tersendiri didapatkan dengan mengetahui karakter leluhur batak simalungun sesungguhnya. Namun penulis selalu memohon maaf jika ada kata – kata atau salah mengartikan bahasa belanda ke bahasa indonesia.

Berikut ini adalah adalah karakter Masyarakat batak simalungun menurut buku J.Tideman. Semoga kisah dari buku ini dapat menambah wawasan kita tentang jadi diri dari leluhur kita. Dan menghargai sejarah leluhur kita. Tanpa kita menghilangkan apa yang sudah leluhur kita yakini, dituliskan dan lain – lain. Berikut ini lah kisah sejarah leluhur kita yang disebutkan sebagai karakter Rakyat Batak Simalungun.

Baca Juga :

Karakter Rakyat ( bahasa Belanda Volkskarakter )

Simalungun atau Batak Timur memiliki fisik dan secara mental kesan buruk. Penindasan, perbudakan, perang Internal selama bertahun – tahun terjadi, Yang merampas semua harta benda dan kepastian hukum, penggunaan dadu dan opium adalah musuh utama pembangunan rakyat yang layak. Penyakit ini membuat pengaruh yang melemahkan pada kehidupan manusia sebagai energi dan tenaga kerja. ( Halaman 113 ).

Kanibal ditemukan beberapa tahun yang lalu. Memang benar, Bahwa orang Batak bukan kanibal dari keinginan untuk makan daging manusia. Dan hanya mereka yang dihukum mati ( x ) atau musuh yang ditangkap dalam perang yang di makan. Tetapi keberadaan kebiasaan ini, terutama di simalungun. Membuktikan pada lapisan mana pengembangan orang orang baru – baru ini. Kanibalisme tidak ditemukan lagi.

Karakteristik Batak Simalungun memiliki faktor yang berbeda di berbagai bagian negaranya. Sehingga karakter nasional dibagian tersebut tidak sama. Didaerah tempat Toba. ( Halaman 113 ).

Jadi di simalungun timur kualitas yang lebih energik tetapi juga pertengkaran dari orang – orang Toba muncul. Dibagian barat, pengaruh Karo pada karakter adat dan karakter rakyat tidak dapat disangkal. Sementara di negara yang berbatasan dengan dataran rendah Deli dan serdang , pengaruh melayu – Mohammedan telah dengan kuat memanifestasikan dirinya. ( Halaman 114 ).

Baca Juga :

Wilayah Batak Timur Dikuasi Asing dan Imigran

Karena keterbelakangannya, perjuangan untuk kehidupan bagi ras pribumi di wilayah ini. Baik secara individu maupun untuk Timur – Batak tidak terlalu menggembirakan. Disatu sisi, industri pertanian yang sedang berkembang dengan permintaannya akan pekerja jawa. Mendorong penduduk pedesaan yang sebenarnya jauh ke daerah budaya. Disisi lain Imigran toba sifat – sifatnya yang lebih energik, brutal dan egois. Semakin menetap di timur Batak dan melampaui dirinya dimana – mana. Sebagian besar hubungan tanah dan bentang alam diambil alih batak toba, Mandailing, jawa. Untuk orang asing budaya sawah yang meluas telah menarik arus asing – asing termasuk toba, mandailing dan jawa. Sehingga bahkan hak lama atas dasar penduduk asli harus memberi jalan kepada hak – hak bangun imigran yang turun temurun. ( Halaman 114 ).

Ternyata menurut J. Tideman tentang ras Timur adalah kesimpulan yang salah. Berikut pernyataannya. Deskripis yang jujur tentang karakter ras timur adalah salah satu hal yang paling sulit bagi penonton barat. Perbedaan besar dalam perkembangan dan sifat kedua peradaban yang meliputi pengamat dan persepsi mengarah pada semua jenis kesimpulan yang salah. Halaman 114 – 115.

Pada buku tersebut dinyatakan juga bahwa : Maka datanglah orang jawa yang malas, orang palembang yang keras kepala, orang pedalaman yang malas. Dan ketika kesalahan itu diakui berelebihan sering diikuti dissi lain. Demikian juga dikabarkan ke dalam Karo Batak dalam warna – warna Augusta de Witsche dan orang – orang jawa di panggil oleh beberapa orang yang paling lembut di muka bumi. (Halaman 115 ).

Baca Juga :

Pandangan Karakter Batak Simalungun Yang salah

Dan pada buku J.Tideman juga mengungkapkan bahwa : Simalungun batak bukanlah kanibal yang kejam, bukan kucing kotor bodoh yang bodoh. Yang dilihat oleh pengamat yang dangkal di dalam dirinya. Tetapi berkembang di belakang orang – orang yang dengannya dia berhubungan melalui serangkaian pengaruh yang tidak menguntungkan. Bahwa kapasitas otaknya tidak meninggalkan apa pun yang di inginkan. Di buktikan oleh fakta bahwa diantara mereka, juga diantara orang Karon, ada pemain catur yang hebat. ( Halaman 115 ).

Simalungun batak bercampur sangat sedikit dengan orang asing, yang dengan damai mengambil alih tanahnya seperti yang baru saja di katakan. Karena pada umumnya orang timur memiliki kurangnya kekuatan untuk muncul ke permukaan, tabrakan dengan begitu banyak ras yang sangat kuat, baik dekat maupun yang dari semua filosofi kehidupan lainnya. Dan dalam tahap perkembangan lebih jauh, akhirnya akan berakhir. Komunitas masyarakat . Komunitas masyarakat dari suku Timur seperti itu. ( Halaman 15 – 116 ).

Demikianlah Sejarah Karakter Asli Rakyat Batak Simalungun Pada Masa Belanda 1927. Semoga hal ini menjadi pelajaran bagi kita. Dimana kita harus lebih membangun Tanah Batak Simalungun. Dan ini adalah sebuah pembelajaran bagi kita. Bukan untuk di permasalahkan tetapi dari sejarah leluhur kita ini lah kita belajar membangun karakter yang baik. Demi kemajuan Batak Simalungun/ Halak Simalungun, Diatei Tupa. Jangan Lupa Baca Juga berbagai artikel di bawah ini.

  1. Jumlah Penduduk, Luas dan Kepercayaan Suku Batak Simalungun Menurut Buku J.Tideman. Untuk membaca artikel KLIK DISINI.
  2. Kebiasaan Nenek Moyang Batak Simalungun Yang Mulai Hilang Pada Masa Modern Ini. Untuk membacanya KlIK DISINI.
  3. Obat Herbal Tradisional Batak Simalungun Yang wajib Anda Tahu. Untuk membacanya KLIK DISINI.