Jumlah Penduduk, Luas dan Kepercayaan Suku Batak Simalungun Menurut Buku J.Tideman. Berikut ini akan di bahas akan tentang Halak Simalungun. Namun sebelum membahas ini sejarah pada buku ini. Tahukah anda bahwa penulisan kalimat simalungun bukan lah seperti yang anda lihat sekarang. Dahulu berdasarkan Buku J.Tideman tulisannya adalah Simeloengen dan Disebut juga Timoer Bataks.

Sebelum kita lanjut membahas buku ini. Jika anda merasa batak adalah simalungun ini adalah sejarah anda. Namun jika anda merasa tidak maka ini bukan milik sejarah anda. Anda harus menggaris bawah ini. Karena penulis adalah seorang Batak Simalungun maka penulis wajib mengetahui sejarah jati dirinya.

Adapun judul Buku sebagai sumber adalah berjudul. Simeloengoen Het Land Der Timor – Bataks In Zijn vroegere Isolatie En Zijn Ontwikkeling Tot Een Deel Van Het Cultuurdebied Van De Oostkust Van Sumatra Door. ( Oleh ) J.TIDEMAN Dimana J.TIDEMAN Sebagai Assistent – Resident.

Jumlah Penduduk Simalungun yang di sensus pada tahun 1920 dibagi menjadi 3 bagian. Adapun bagian 1( satu ) tersebut adalah penduduk asli dalam bahasa belanda disebut Inlanders. Dan ke 2 ( Dua ) orang Eropa dalam bahasa belanda disebut Europeanen. Dan yang ke 3 adalah Timur orang asing disebut oost. Vreemdelingen. Oost Vreemdelingan mungkin disebut dikarenakan simalungun adalah bagian timur. Jadi maksudnya adalah orang asing di bagian timur.

Baca Juga :

Jumlah Penduduk Batak Simalungun Tahun 1920

Wilayah simalungun yang terbagi yaitu adalah :

  1. Siantar : Dengan Jumlah penduduk Asli laki 31.831 Jiwa dan perempuan 7.034 Jiwa. Dan orang eropa yang tinggal di Siantar berjumlah 295 jiwa Laki – laki dan Perempuan 184 jiwa. Sedangkan orang asing yang tinggal di siantar adalah 6.037 Jiwa Laki – laki dan 876 jiwa perempuan. Dengan Total Jumlah seluruhnya adalalah 66.257 Jiwa.
  2. Tanah Jawa : Dengan Jumlah penduduk Asli laki 2.092 Jiwa dan perempuan 18.091 Jiwa. Dan orang Eropa yang tinggal di Tanah Djawa berjumlah 104 jiwa Laki – laki dan Perempuan 42 jiwa. Dan orang Asing bagian timur berjumlah 2.146 Laki – Laki dan Perempuan 104 Jiwa. Dengan Jumlah Total penduduk Tana Djawa adalah 41.389 Jiwa.
  3. Pane : Dengan Jumlah Penduduk Asli laki – laki 16.939 jiwa laki – laki dan 13.211 jiwa perempuan. Sedangkan penduduk eropa berjumlah 118 jiwa laki – laki dan perempuan 54 jiwa. Sedangkan orang asing adalah berjumlah 1.528 jiwa laki – laki dan 80 jiwa perempuan. Dengan total jumlah penduduk di pane : 31.930 Jiwa.
  4. Raja : Dengan Jumlah Penduduk Asli 5.915 Jiwa laki – laki dan 5.856 jiwa perempuan. Orang eropa 8 jiwa laki – laki dan 4 jiwa perempuan. Sedangkan orang asing 67 jumlah laki – laki dan 4 orang jumlah perempuan. Dengan jumlah total penduduk adalah 11.854 Jiwa.
  5. Dolok : Dengan jumlah penduduk asli 4,086 jiwa laki – laki dan 4.892 jiwa perempuan. Sedangkan orang eropa 1 jiwa laki – laki. Dengan jumlah orang asing 9 jiwa laki – laki dan perempuan 2 orang perempuan. Dengan jumlah total penduduk adalah 9.710.
  6. Poerba : Dengan jumlah penduduk asli 4.280 jiwa laki laki dan 4.617 jiwa perempuan. Dengan jumlah total penduduk adalah 8.897 jiwa.
  7. Si V Koeta Dengan jumlah penduduk asli 2.842 jiwa perempuan Dan 2.860 jiwa perempuan. Dan penduduk eropa 4 jiwa laki laki dan 2 jiwa perempuan. Sedangkan orang asing asing dengan jumlah 10 jiwa laki – laki dan 2 jiwa perempuan. Dengan jumlah total penduduk adalah 5.720 jiwa.

Maka jika di jumlah semuanya dari 7 wilayah simalungun total laki – laki di simalungun adalah 87.515 jiwa. Dan jumlah perempuan 76.561 Jiwa. Dan jumlah orang eropa laki – laki adalah dengan jumlah 530 jiwa sedangkan perempuan 286 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk orang asing 9.797 jiwa laki – laki dan 1.086 jiwa perempuan.

kepercayaan batak simalungun

Maka jumlah generasi pada masa itu di total adalah 175.757 jiwa. Demikianlah penduduk yang telah disensus pada masa belanda tahun 1920. Namun pada 7 daerah penduduk asli tersebut. Tidaklah semuanya orang batak timur. Bahwa penduduk asli Batak Timur/simalungun adalah 69.852 jiwa. Dan 26.531 batak imigran dari Tapanuli. Dan ada juga imigran dari jawa sebanyak 23.653 jiwa dan ada juga kontrak koelies sebanyak 44.040 jiwa. Demikianlah dijelaskan pada buku T.TIDIMEN.

Luas Simalungun Menurut Sejarah

Sebelum membahas simalungun. Maka penulis harus menjelaskan bahwa yang di maksud adalah luas daerahnya. Simalungun adalah daerah sedangkan Batak Simalungun adalah Suku. Hal itu sudah jelas di tuliskan pada buku ini. Maka berikut ini adalah luas daerah pada masa itu.

Tabel Luas Daerah Simalungun

Adapun luasnya adalah 441.380 Hektar ( H.A ). Yang dimana terdiri dari Siantar dengan luas 93.510 HA. Tanah ( Sim. Tanoh ) Djawa 158.140 HA. Pane 47.400 HA. Raja 58.900 HA. Dolok Silo 35.160 HA. Poerba 23.270 HA. Dan yang terakhir adalah SI V Koeta 25.000 HA.

Jika kita melihat pada tahun 2020 ini. Luas kabupaten simalung adalah 4.369 KM2 atau setara dengan 436.900 Hektar. Maka jika di bandingkan pada masa itu adalah 441.380 Hektar. Maka kabupaten simalungun mengalami kehilangan luas wilayah 4.480 Hektar.

Baca Juga :

Kepercayaan Suku Batak Simalungun Menurut Buku J.Tideman

Dalam buku T. Tideman ini kepercayaan Suku Batak Simalungun pada masa itu . Ratusan Agama Kristen dan berapa ribu pengikut Mohamedan atau mungkin disebut islam. Ada penyembah Pagan yang terdapat di Aek Bontar dan Silo Bosar dan beberap daerah lainnya. Dan pada daerah lainnya terdapat agama Pormalim. Menurut buku tersebut yang masih dipahami oleh penulis hanya seperti di atas kepercayaan suku Batak Simalungun.

Demikianlah artikel ini dibuat dengan judul Jumlah Penduduk, Luas dan Kepercayaan Suku Batak Simalungun Menurut Buku J.Tideman. Semoga hal ini memacu orang – orang batak simalungun untuk mengetahui jati diri mereka yang sebenarnya. Yang dimana kita tahu bahwa tidak mau semua peneliti sejarah simalungun mengungkapkan kebenarannya. Mereka akan membuat sesuai dengan keinginan atau pesanan dari politik untuk membuat sejarah yang tidak benar. Maka kita harus belajar tentang jati diri kita yang sudah di yakini oleh nenek moyang kita. Berikut ini di bawah ini juga beberapa tulisan dari nenek moyang kita sendiri. Yang mungkin dapat anda gunakan sebagai tambahan ilmu anda.

  1. Sejarah Asal Mula Sinaga di Simalungun dan Tanah Djawa Untuk membacanya KLIK DISINI.
  2. Pendeta J.Petrus Mengaku Keluarga Batak Pada Buku Sejarahnya untuk membaca KLIK DISINI.
  3. Simalungun Juga disebut Batak Timur Dalam Sejarah Perjalanan Pendeta Simalungun Untuk Membaca Klik Disini.