Cara Berbisnis Usaha Dagang Cabe Merah supaya Pembeli Ramai di Medan

Cara Berbisnis Usaha Dagang Cabe Merah supaya Pembeli Ramai di Medan
5/5 - (1 vote)

Cara Berbisnis Usaha Dagang Cabe Merah supaya Pembeli Ramai di Medan. Cabe Merah adalah suatu bahan bumbu masak yang setiap hari dipakai oleh masyarakat untuk bumbu sayur. Sehingga peluang berdagang bisnis cabe merah sangat cukup menarik bagi semua kalangan. Lalu bagaimanakah cara agar usaha dagang anda ramai pembelinya. Tentu bagi anda yang seorang pemula akan kesulitan memulai usaha dagang cabe merah tersebut.

Seputar bagaimana berbisnis cabe merah untuk pemula tentu hal ini akan kesulitan anda. Maka untuk berbisnis ini di perlukan berbagai jenis tambahan jenis dagangan lainnya. Misalkan cabe kecil/rawit, Cabe Hijau, bawang merah, bawang putih, tomat, kentang, sawi pahit, sawi putih, wortel dan banyak kebutuhan lainnya.

Maka kali ini kami mengambil contoh berjualan di Pasar atau Pajak di Lubuk Pakam Kabupaten deli Serdang. Pada umumnya para pedagang akan membeli barang belanjaan yang seperti sebutkan tadi di atas ke Pasar Induk Tuntungan. Dalam belanja ke pasar Induk Tuntungan medan ini terbuka 24 jam. Akan tetapi jika anda berjualan di Pasar Tradisional Lubuk Pakam maka belanja harus jam 01.00 pagi ke Pasar Induk tersebut

Belanja Barang Dagangan Harus Pagi dan Kelebihannya

Dalam belanja harus di pagi. Dan apakah kelebihan kenapa harus di pagi hari ? Berikut di bawah ini adalah alasannya.

  • Dengan belanja barang pada pagi hari tentu akan mendapatkan sayuran dan lainnya dalam keadaan segar.
  • Harga sesuai dengan pasaran yang terjadi pada hari itu juga.
Cara belanja di Pasar Induk Tuntungan

Untuk belanja di pasar ini tentu anda harus pintar dalam memeriksa barang anda. Namun sebelumnya jika anda belanja barang yang cukup banyak. Diharapkan mempunyai langganan Becak Barang yang dapat mengangkut belanjaan anda dari tempat ke mobil anda. Nah kembali cara belanja di Pasar induk Tuntungan ini. Nah ketika anda berbelanja maka di harapkan memeriksa barang anda dengan teliti. Contohnya adalah ketika membeli cabe merah yang sudah ada dalam goni atau Karung. Ketika anda membeli cabe tersebut sebaiknya di periksa dari bawah goni tersebut dengan cara di koyak bagian bawah menggunakan pisau. Hal ini dilakukan di karena kan kebiasaan para pedang biasanya membuat cabe merah yang jelek di bagian bawah goni dan paling atas di letakkan cabe cantik. Maka untuk memastikan kondisi cabe yang di goni tersebut di koyak bagian bawahnya. Setelah di koyak dan harga telah deal maka diharapkan memberi merek pada goni cabe tersebut.

Namun untuk melakukan menawar harga barang. Trik nya adalah misalkan ada seorang pedagang di tuntungan tersebut mempunyai cabe merah 4 goni. Maka pertama tama yang anda lakukan adalah menanyakan harganya. Misalkan pedagang tadi memberikan harganya I KG 14.000 Maka anda bisa menawar dengan catatan anda berani membeli 4 goni cabe tersebut. Maka anda layak katakan saya beli 4 goni tersebut dengan harga 11.000 per 1 KG. Ini disebut teori Mob Dagang Menurut Ronaldo Sipayung.

Anda dapat melakukan hal tersebut ke semua jenis barang – barang yang anda akan belikan. Dalam berdagang anda harus juga pintar menawar untuk mendapatkan barang yang murah dan tentu cantik juga.

Teknik Berjualan Cabe Merah Agar Laris untuk pemula

Dalam berjualan di pasar tradisional untuk pemula anda harus berani menerima rugi. Karena pertama – tama kita harus rugi terlebih dahulu karena usaha kita belum di kenal orang atau belum mempunyai pelanggan. Maka untuk mencari pelanggan anda harus mengambil keuntungan sangat tipis. Misalkan untuk bawang merah 1 kg mengambil untung 1 ribu rupiah. Untuk cabe merah mulai 1 ribu hingga 2 ribu. Dan semua barang hanya mengambil untung 1 rupiah perkilogramnya.

Mengenal Berbagai Jenis Pembeli

Dalam pembeli di pasar ada beberapa golongan yang di dapat di golongkan. Dan ketika anda sudah mengetahui golongannya maka anda dapat menyesuaikan kondisi barang anda.

  1. Pembeli yang mencari barang murah dan tidak apa – apa jelek. Biasanya ini dilakukan oleh rumah makan yang menjual nasi yang murah.
  2. Pembeli ibu rumah tangga, Kebanyakan orang – orang ini membeli cabe dengan barang yang cantik sehingga mereka terkadang harus memilih satu persatu barang.
  3. Pembeli Warung/Kedai, Orang ini adalah orang yang sering belanja pada pagi hari di perkirakan orang ini belanja mulai jam 4 hingga jam 6 pagi.
  4. Pembeli skala besar adalah orang orang yang dapat saja dari pembeli barang murah atau pembeli warung.
  5. Pembeli Skala Kecil

Dalam 5 kategori tersebut. Maka kita dapat memberikan harga yang berbeda – beda yang dimana untuk pembeli skala besar anda harus memberikan harga yang murah. Sedangkan untuk pembeli ibu rumah tangga anda harus memberikan harga yang cukup tinggi di karenakan orang ini memilih cabe satu persatu. Untuk cabe jika di pilih minimal di ambil keuntungan 1 kg 5 000 rupiah. Sedangkan untuk pembeli warung anda dapat memberikan harga standar dengan mulai 2 hingga 3 ribu per kg keuntungan yang di ambil.

Cara memperkenalkan Usaha Dagangan Anda

Anda dapat memperkenalkan dagangan anda dengan cara bergabung pada grup Facebook daerah tersebut. Nah ketika barang anda dengan mengambil ke untungan yang kecil maka anda masukkan ke dalam grup tersebut. Supaya mereka tahu bahwa anda adalah seorang penjual dengan barang – barang yang murah di bandingkan orang lain.

Perkiraan Ke Untungan Jika Barang Laris

Dalam berdagang ini tentu ada untung ada rugi. Maka ketika anda sudah memperhitungkan itu semua mulai dari biaya transportasi, makan, dan lain – lain. Maka mari kita hitung secara kotor. Misalkan anda mempunyai barang 1 ton dengan mengambil keuntungan per kilogram 2 ribu. Maka jika laris di perkirakan 2 juta. Namun akan ada selalu barang sampah , rusak dan Tidak laku. Maka ketika anda berjualan dengan harga murah sesuai dengan anjuran kami maka kami yakin anda dapat menghasilkan yang cukup pada hari itu.

Biaya Wajib :
  • Uang Minyak
  • Uang Plastik
  • Uang Parkir
  • Uang Becak
  • Uang Ruko atau lahan
  • modal
  • biaya makan

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *